Cari Blog Ini

Minggu, 26 September 2010

Atlantis ( Kisah Benua Yang Hilang )





Lihat pada gambar,Menurut Kisah dari Plato,disitulah letak dari Benua Atlantis


Legenda yang berkisah tentang "Atlantis", pertama kali ditemui dalam karangan filsafat Yunani kuno:
Dua buah catatan dialog Plato (427-347 SM) yakni: buku Critias dan Timaeus.

Pada buku Timaeus, Plato berkisah: Di hadapan "
Selat Mainstay Haigelisi, ada sebuah pulau yang sangat besar, dari sana kalian dapat pergi ke pulau lainnya, di depan pulau-pulau itu adalah seluruhnya daratan yang dikelilingi laut samudera, itu adalah kerajaan Atlantis. Ketika itu Atlantis baru akan melancarkan perang besar dengan Athena, namun di luar dugaan Atlantis tiba-tiba mengalami gempa bumi dan banjir, tidak sampai sehari semalam, tenggelam sama sekali di dasar laut. negara besar yang mempunyai peradaban tinggi itupun lenyap dalam semalam."

Satu bagian dalam dialog buku Critias, tercatat kisah Atlantis yang dikisahkan oleh adik sepupu Critias.
Critias adalah murid dari ahli filsafat Socrates , tiga kali ia menekankan keberadaan Atlantis dalam dialog.Kisahnya berasal dari cerita lisan Joepe yaitu moyang lelaki Critias, sedangkan Joepe juga mendengarnya dari seorang penyair Yunani bernama Solon ( 639-559 SM). Solon adalah yang paling bijaksana di antara 7 mahabijak Yunani kuno, suatu kali ketika Solon berkeliling Mesir, dari tempat pemujaan makam leluhur mengetahui legenda Atlantis. Catatan dalam dialog, secara garis besar seperti berikut ini:

"
Ada sebuah daratan raksasa di atas Samudera Atlantik arah barat Laut Tengah yang sangat jauh, yang bangga dengan peradabannya yang menakjubkan. Ia menghasilkan emas dan perak yang tak terhitung banyaknya: istana dikelilingi oleh tembok emas dan dipagari oleh dinding perak. Dinding tembok dalam istana bertakhtakan emas,cemerlang dan megah. Di sana, tingkat perkembangan peradabannya memukau orang. Memiliki pelabuhan dan kapal dengan perlengkapan yang sempurna, juga ada benda yang bisa membawa orang terbang. Kekuasaannya tidak hanya terbatas di Eropa, bahkan jauh sampai daratan Afrika. Setelah dilanda gempa dahsyat,tenggelamlah ia ke dasar laut beserta peradabannya, juga hilang dalam ingatan orang-orang."

ATLANTIS digambarkan sebagai peradaban dengan tingkat kemajuan teknologi yang tinggi.Konon,Pesawat Terbang,Pendingin ruangan,batu baterai,dll telah ada pada masa itu

Penyelidikan Arkeolog
Menurut perhitungan versi Plato, waktu tenggelamnya kerajaan Atlantis, kurang lebih 11.150 tahun silam. Plato pernah beberapa kali mengatakan, keadaan kerajaan Atlantis diceritakan turun-temurun. Sama sekali bukan rekaannya sendiri. Plato bahkan pergi ke Mesir minta petunjuk biksu dan rahib terkenal setempat waktu itu. Guru Plato yaitu Socrates ketika membicarakan tentang kerajaan Atlantis juga menekankan, karena hal itu adalah nyata, nilainya jauh lebih kuat dibanding kisah yang direkayasa.

Jika semua yang diutarakan Plato memang benar-benarnyata, maka sejak 12.000 tahun silam, manusia sudah menciptakan peradaban. Namun di manakah kerajaan Atlantis itu? Sejak ribuan tahun silam orang-orang menaruh minat yang sangat besar terhadap hal ini. Hingga abad ke-20 sejak tahun 1960-an, laut Bermuda yang terletak di bagian barat Samudera Atlantik, di kepulauan Bahama, dan laut di sekitar kepulauan Florida pernah berturut-turut diketemukan keajaiban yang menggemparkan dunia.


*Suatu hari di tahun 1968, kepulauan Bimini di sekitar Samudera Atlantik di gugusan Pulau Bahama, laut tenang dan bening bagaikan kaca yang terang, tembus pandang hingga ke dasar laut. Beberapa penyelam dalam perjalanan kembali ke kepulauan Bimini, tiba-tiba ada yang menjerit kaget. Di dasar laut ada sebuah jalan besar! Beberapa penyelam secara bersamaan terjun ke bawah, ternyata memang ada sebuah jalan besar membentang tersusun dari batu raksasa. Itu adalah sebuah jalan besar yang dibangun dengan menggunakan batu persegi panjang dan poligon, besar kecilnya batu dan ketebalan tidak sama, namun penyusunannya sangat rapi, konturnya cemerlang. Apakah ini merupakan jalan posnya kerajaan Atlantis?

*Awal tahun '70-an, sekelompok peneliti telah tiba di sekitar kepulauan Yasuel, Samudera Atlantik. Mereka telah mengambil inti karang dengan mengebor pada kedalaman 800 meter di dasar laut, atas ungkapan ilmiah, tempat itu memang benar-benar sebuah daratan pada 12.000 tahun silam. Kesimpulan yang ditarik atas dasar teknologi ilmu pengetahuan, begitu mirip seperti yang dilukiskan Plato! Namun, apakah di sini tempat tenggelamnya kerajaan Atlantis?

*Tahun 1974, sebuah kapal peninjau laut Uni Soviet telah membuat 8 lembar foto yang jika disarikan membentuk sebuah bangunan kuno mahakarya manusia! Apakah ini dibangun oleh orang Atlantis?

*Tahun 1979, ilmuwan Amerika dan Perancis dengan peranti instrumen yang sangat canggih menemukan piramida di dasar laut "segitiga maut" laut Bermuda. Panjang piramida kurang lebih 300 meter, tinggi kurang lebih 200 meter, puncak piramida dengan permukaan samudera hanya berjarak 100 meter, lebih besar dibanding piramida Mesir. Bagian bawah piramida terdapat dua lubang raksasa, air laut dengan kecepatan yang menakjubkan mengalir di dasar lubang.

Piramida besar ini, apakah dibangun oleh orang-orang Atlantis? Pasukan kerajaan Atlan pernah menaklukkan Mesir, apakah orang Atlantis membawa peradaban piramida ke Mesir? Benua Amerika juga terdapat piramida, apakah berasal dari Mesir atau berasal dari kerajaan Atlantis?

*Tahun 1985, dua kelasi Norwegia menemukan sebuah kota kuno di bawah areal laut "segitiga maut". Pada foto yang dibuat oleh mereka berdua, ada dataran, jalan besar vertikal dan horizontal serta lorong, rumah beratap kubah, gelanggang aduan (binatang), kuil,bantaran sungai dll. Mereka berdua mengatakan: "Mutlak percaya, yang kami temukan adalah Benua Atlantik! Sama persis seperti yang dilukiskan Plato!" Benarkah itu?

Yang disayangkan, piramida dasar laut segitiga Bermuda, berhasil diselidiki dari atas permukaan laut dengan menggunakan instrumen canggih, hingga kini belum ada seorang pun ilmuwan dapat memastikan apakah sebuah bangunan yang benar-benar dibangun oleh tenaga manusia, sebab mungkin saja sebuah puncak gunung bawah air yang berbentuk limas.

Foto peninggalan bangunan kuno di dasar laut yang diambil tim ekspedisi Rusia, juga tidak dapat membuktikan di sana adalah bekas tempat kerajaan Atlantis. Setelah itu ada tim ekspedisi menyelam ke dasar samudera jalan batu di dasar lautan Atlantik Pulau Bimini, mengambil sampel "jalan batu" dan dilakukan penelitian laboratorium serta dianalisa.
Hasilnya menunjukkan, bahwa jalan batu ini umurnya belum mencapai 10.000 tahun. Jika jalan ini dibuat oleh bangsa kerajaan Atlantis, setidak-tidaknya tidak kurang dari 10.000 tahun. Mengenai foto yang ditunjukkan kedua kelasi Norwegia itu, hingga kini pun tidak dapat membuktikan apa-apa.

Satu-satunya kesimpulan tepat yang dapat diperoleh adalah benar ada sebuah daratan yang karam di dasar laut Atlantik. Jika memang benar di atas laut Atlantik pernah ada kerajaan Atlantis, dan kerajaan Atlantis memang benar tenggelam di dasar laut Atlantik, maka di dasar laut Atlantik pasti dapat ditemukan bekas-bekasnya. Hingga saat ini, kerajaan Atlantis tetap merupakan sebuah misteri sepanjang masa.
Pernah sekitar thn 2003 lalu, nonton acara di Metro TV yang judulnya Ultimate 10,pada saat itu membahas 10 Tempat Paling Misterius di Dunia,dan ternyata Atlantis duduk pada urutan pertama diatas Misteri Segitiga Bermuda dan Danau Loch (baca artikelku sebelumnya).Dari situ aq baru tahu,klo Atlantis memang Tempat Misterius nomor satu yang membuat orang-orang di dunia penasaran setengah mati.Pada saat penayangan Atlantis,diputar sebuah film dokumenter mengenai pelacakan benua yang hilang tersebut oleh para tim arkeolog.Dan benar,dari apa yang aq saksikan didasar laut perairan dangkal Karibia ditemukan semacam jalan setapak yang sangat panjang dengan struktur yang sangat modern.Selain itu,diperairan tsb juga ditemukan semacam bekas-bekas bangunan yang telah hancur!ya amplop,benarkah benua Atlantis itu pernah ada sebelumnya?

Sabtu, 25 September 2010

Berita Terkini

10 Pesawat Militer Paling Mahal di Dunia !

Membeli dan membiayai sebuah pesawat terbang versi militer pasti membutuhkan biaya yang sangat besar. Pesawat seperti ini biasanya dilengkapi dengan peralatan dan teknologi yang jarang terdapat pada pesawat terbang konvensional. Meskipun secara komersial akan sangat tidak menguntungkan, tapi banyak negara yang dengan senang hati mengeluarkan banyak biaya untuk pembelian pesawat militer untuk tujuan strategi pertahanan. Lalu, pesawat militer apa yang memiliki harga paling mahal? Ternyata gelar sebagai pesawat militer dengan harga paling mahal dipegang oleh pesawat pembom B-2 Spirit. Dan duduk pada peringkat ke-10 adalah jet tempur F/A18 Hornet. Ini menurut versi situs Time. Peringkat lengkap untuk 10 pesawat militer termahal dapat dibaca dibawah ini.

B-2 Spirit: US$.2,4 miliar
 


Kongres AS menilai harga pesawat pembom ini sangat mahal sehingga pembelian yang semula direncanakan 132 unit menjadi hanya 21 unit pembom B-2 Spirit saja. Pada tahun 2008, sebuah B-2 Spirit telah jatuh, sehingga kini jumlahnya tinggal 20 unit. Harga yang sangat mahal ini memang sesuai dengan kemampuan dan keunggulan pesawat. B-2 Spirit dikabarkan sulit dideteksi melalui inframerah, akustik, elektromagnetik, visual, maupun radar. Kemampuan siluman membuat pesawat pembom ini mampu menyerang sasaran-saran musuh tanpa khawatir akan mendapat serangan balasan. Pertama kali dioperasikan pada tahun 1993, dan sudah pernah dikerahkan ke Irak dan Afghanistan.
 


F-22 Raptor: US$.350 juta
 


Pertama kali dirancang pada saat perang dingin sedang berkecamuk dengan tujuan untuk menyaingi prototipe pesawat tempur sejenis milik Sovyet yang ternyata belum pernah jadi dibuat. Menurut pihak Lockheed Martin, F-22 Raptor disebut sebagai pesawat tempur terbaik di dunia secara keseluruhan, dan tentu saja pesawat tempur yang paling mahal harganya. Pesawat ini mampu menembak jatuh musuh dengan rudal jelajah, sanggup terbang jarak jauh dengan kecepatan supersonik dan mampu menghindari hampir semua jenis radar. Proyek pengembangan dan pembuatan jet tempur F-22 Raptor ini telah melibatkan 25.000 orang di Amerika. 
 


C17A Globemater III: US$.328 juta
 


Pesawat terbang transportasi militer ini digunakan untuk memindahkan pasukan ke zona perang, melakukan evakuasi medis, pengangkutan amunisi dan perbekalan lainnya. Ada 190 unit pesawat angkut C17A Globemater III yang dimiliki AS. Pesawat terbang ini digerakkan oleh empat unit mesin turbofan (dari jenis yang sama yang digunakan pada mesin Boeing 757) dan bisa menurunkan 102 orang pasukan terjun payung sekaligus. Dioperasikan sejak tahun 1993, dan telah digunakan untuk mengirimkan pasukan dan bantuan kemanusiaan ke Afghanistan dan Irak.
 


P-8A Poseidon: US$.290 juta
 


Pesawat ini merupakan versi militer dari jet Boeing 737 yang masih dalam tahap pengembangan dan akan digunakan oleh Angkatan Laut AS untuk melakukan perang anti kapal selam dan kegiatan penumpulan informasi intelijen. Pesawat P-8A Poseidon dapat membawa torpedo, rudal, dan persenjataan lainnya. P-8A Poseidon diharapkan sudah dapat dioperasikan oleh Angkatan Laut AS pada tahun 2013 yang akan datang.
 


VH-71 Kestrel: US$.241 juta
 


Proyek helikopter berteknologi ini dimaksudkan untuk menggantikan armada helikopter militer kepresidenan yang dianggap sudah tua. Pemakaian anggara untuk proyek VH-71 Kestrel sudah mencapai 50% saat Barack Obama mulai menjabat sebagai presiden. Setelah pelantikannya, Obama segera mengajukan memo pemangkasan anggaran untuk proyek helikopter ini. Namun pada tanggal 22 Juli parlemen dan Komite Alokasi justru dengan suara bulat menyetujui pengucuran anggaran senilai US$.485 juta untuk membiayai proyek helikopter VH-71 Kestrel. 
 


E-2D Advanced Hawkeye: US$.232 juta
 


Proyek pesawat ini menjadi sebuah langkah besar ke depan untuk operasional pengawasan dan pengintaian. Radar canggih terbaru pada pesawat E-2D Advanced Hawkeye mampu meningkatkan kemampuan dalam pengawasan teritorial hingga pada angka 300%. Namun, meskipun proses pengembangan pesawat sudah dijalankan dan dua versi tes telah diserahkan kepada Angkatan Laut AS, pemotongan yang terjadi pada anggaran proyek bisa menyebabkan operasional resmi pesawat E-2D Advanced Hawkeye ini bakal tertunda setidakny akan menjadi satu tahun lebih lama dari yang direncanakan semula. 
 


F-35 Lightning II: US$.122 juta
 


Pada tahun 2001, Lockheed Martin memperoleh kesepakatan untuk pembuatan jet tempur siluman ini. Proyek ini merupakan kontrak militer terbesar yang pernah didapatkannya. Pesawat F-35 Lightning II dibuat untuk menggantikan pesawat-pesawat tempur yang sudah tua. Jet tempur siluman ini dikembangkan sebagai bagian dari Program Joint Strike Fighter antara AS dan sekutunya. Tapi program ini dikritik sebagai program yang tidak memiliki pangamanan optimal terlebih pada tahun 2007 hingga 2008, para peretas telah menyusupkan sekitar 7,5 juta baris kode ke jaringan komputer pendukung program Joint Strike Fighter. Ini meningkatkan kekhawatiran bahwa pihak lawan bisa menyalin desain F-35 dan memanfaatkan kelemahannya. Pada bulan April 2009, Lockheed Martin mengatakan, pihaknya tidak yakin program tersebut telah dikompromikan.
 


V-22 Osprey: US$.118 juta
 


Tiltrotor pada V-22 Osprey membuat pesawat ini mampu melakukan lepas landas dan pendaratan seperti layaknya sebuah helikopter, tapi juga bisa terbang lebih cepat dan lebih jauh seperti pesawat bersayap tetap. Pertama kali digunakan dalam pertempuran di Irak pada tahun 2007. Produk pesawat V-22 Osprey memiliki masalah pada desain dan konstruksi dan pesawat ini telah merengut nyawa 30 pasukan marinir dan warga sipil. Namun, karena jangkauan dan fleksibilitas, Korps Marinir berencana untuk menggunakan satu skuadron V-22s ke Afghanistan pada akhir tahun. 
 


EA-18G Growler: US$.102 juta
 


Pesawat EA-18G Growler merupakan versi ringan dari pesawat jet tempur F/A-18 yang telah diperbarui untuk tujuan perang elektronik. Pesawat jet tempur EA-18G Growler saat ini sedang dioperasikan oleh Angkatan Laut AS. Kemampuan EA-18G Growler tidak hanya bisa mencari dan mengganggu radar anti pesawat, tapi juga mampu melumpuhkan sistem komunikasi pihak lawan. 
 


F/A-18 Hornet: US$.94 juta
 


Pertama kali dioperasikan pada dasawarsa 1980an. Kabarnya F/A-18 Hornet merupakan jet tempur dengan mesin ganda yang dimiliki AS. Jet tempur ini mampu menyerang target yang berada di udara maupun di darat. Kemampuan manuver yang cukup baik dari F/A-18 Hornet telah ditunjukkan dalam Operasi Badai Gurun, dan pesawat ini telah menjadi andalan tim aerobatik skuadron Blue Angel dari Angkatan Laut AS. Negara-negara lain yang menjadi pengguna F/A-18 Hornet antara lain Kanada, Australia, Finlandia, Kuwait,Malaysia, Spanyol dan Swiss.